Rencanakan Keperluan Perjalanan Anda
“Besok harpitnas, mau mudik ah..”
Apa? keesokan harinya dah harpitnas, baru mikir mau mudik sekarang?
“Oh My God” kemana aja??
Selalu rencanakan dengan baik rencana perjalanan Anda, karena moment weekend, dan liburan, meskipun liburnya hanya 1 hari, saat ini sudah menjadi moment yang sangat berharga untuk dilewatkan. Terutama bagi mereka yang tinggal di kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, dll.
Untuk itu, pastikan keperluan perjalanan Anda tidak Anda siapkan secara dadakan, karena tiket yang tersedia khususnya untuk Kereta Api dan Pesawat jumlahnya terbatas, dan bila kita lihat fenomenanya sekarang, jumlah penumpang dengan tiket yang tersedia tidak sesuai (besar demand daripada supply).
Dengan mempersiapkan keperluan perjalanan Anda jauh-jauh hari sebelumnya, selain perjalanan Anda bisa Anda nikmati dengan nyaman, juga Anda terhindar dari “spaneng” atau puyeng akibat rebutan tiket, salah satunya seperti yang terjadi di Stasiun Kereta Api Gambir-Jakarta 14 Mei kemarin. Seperti kejadian yang diberitakan di Detik.com dibawah ini :
Tentu selain lelah fisik, juga melelahkan secara pikiran, dan sangat tidak nyaman bukan?
Sabtu, 14/05/2011 08:22 WIB
Calon Penumpang KA Ricuh di Stasiun Gambir
Andri Haryanto – detikNews
Jakarta – Antrean calon penumpang kereta api Argo Dwipangga dan Purwojaya di Stasiun Gambir ricuh. Mereka memprotes penutupan loket di tengah antrean tanpa adanya pemberitahuan dari petugas tiket sebelumnya.
Antrean mulai tampak mengular sejak Sabtu, (14/5/2011), pukul 5.00 WIB. Ratusan pengantre terlihat di loket 7, 8, dan 9 untuk pelayanan tiket KA Eksekutif Argo Dwipangga jurusan Yogya-solo-Jakarta, serta KA Bisnis Purwojaya jurusan Gambir Purwokerto-Cilacap.
Beberapa calon penumpang yang tidak mendapatkan tiket mengeluh karena di tengah antrian petugas tiba-tiba menutup loket dengan alasan tiket sudah ludes terjual.
“Harusnya diumumkan dari awal. Kenapa saya tunggu kayak gini karena saya kira masih ada kereta tambahan,” kata salah seorang calon penumpang, Andi Surahmat (55), kepada detikcom, Sabtu (14/5).
Andi mengaku kesal, saat dirinya mencoba menanyakan penutupan loket kepada petugas keamanan namun dibalas dengan hardikan petugas.
“Petugas marah-marah, saya sempat kesal juga,” keluh Andi.
Kepala Humas PT KA Daop II Mateta Rizalulhaq menuturkan, pemberitahuan tiket habis terjual sebenarnya sudah tertera di layar televisi yang dipasang tepat di atas loket.
“Petugas tidak mengumumkan karena petugas mungkin sedang fokus pada antrean calon penumpang,” ujar Mateta.
Sebenarnya, imbuh Mateta, tiket dapat dibeli jauh-jauh hari melalui pelayanan tiket online dan agen-agen resmi penjual tiket kereta dalam jangka waktu 30 hari sebelum keberangkatan.
“Dengan sistem dan pola pelayanan seperti itu penumpang tidak pelu lagi mengantri di lket stasiun,” kata Mateta.
“Saya mohon maaf atas segala kekurangan pelayanan kami,” kata Mateta.
(ahy/lrn)
Salam,
JasaTiket.com
Pembelian tiket Kereta Api / Pesawat Online! The world is flat already!
Jam operasional : 09:00-17:00 (Senin-Sabtu)
Telp/SMS : 08551000280 | YM : jasatiket
Email : pesan@jasatiket.com
Twitter : www.twitter.com/#!/jasatiket
Facebook : http://www.Facebook.com/PesanTiketKeretaDanPesawat
Jakarta – Antrean calon penumpang kereta api Argo Dwipangga dan Purwojaya di Stasiun Gambir ricuh. Mereka memprotes penutupan loket di tengah antrean tanpa adanya pemberitahuan dari petugas tiket sebelumnya.


